Wawali Lantik BPSK

4 Feb 2014

Wakil Walikota Surakarta Achmad Purnomo melantik Anggota Badan Penyelesaian Sengketa konsumen (BPSK) Kota Surakarta di Bale Tawangarum Kompleks Balaikota selasa (4/2). Beberapa kepala SKPD juga hadir dalam pelantikan tersebut. Dengan di lantiknya anggota BPSK Kota Surakarta semoga mampu memberikan perlindungan hak-hak konsumen.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Achmad Purnomo mengatakan di dalam undang-undang UU nomer 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen didalamnya telah di jelaskan bahwa hak konsumen diantaranya hak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan atau jasa. Kemudian hak untuk memilih barang dan atau jasa serta mendapatkan barang atau jasa sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang di janjikan. Lalu hak untuk si perlakukan atau di layani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif. Dan yang terakhir hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan atau penggantian, apabila barang dan atau jasa yg di terima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya dan masih banyak lagi.

Undang-undang inilah yg harus menjadi pijakan anggota BPKS Kota Surakarta dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Dalam Undang-undang tersebut sangat jelas bahwa konsumen seperti “RAJA” yang harus di perlakukan secara baik sehingga hak-hak mereka harus di penuhi dan tidak boleh dirugikan.

Namun kenyataanya, dalam penegakan hukum konsumen masih sangat lemah. Sering kali konsumen dirugikan misalnya makanan yang dijual kadaluwarsa, bahan makanan megandung bahan makanan berbahaya, kejelasan hukum makanan antara halal dan haram masih samar-samar dan lainya. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen berada di pihak lemah.

Untuk itu, dengan di lantiknya anggota BPSK Kota Surakarta semoga mampu memberikan perlindungan hak-hak konsumen sekaligus jika ada permasalahan antara konsumen dengan pihak pelaku usaha dapat segera dan secepat mungkin di selesaikan sehingga akan berdampak yang merugikan bagi kedua belah pihak yg menyelesaikanya di luar pengadilan.

Kategori Berita: