Walikota Solo akan mempromosikan Pasar Ikan Hias

27 Jan 2014

Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo meminta para pedagang Pasar Ikan Hias Depok untuk tidak pesimistis menempati kios baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta tidak akan tinggal diam dalam mempromosikan keberadaan pasar baru tersebut agar cepat dikenal oleh warga, terutama para pelanggannya. Tak hanya melalui papan petunjuk, Pemkot berjanji akan mengiklankan Pasar Ikan Hias melalui media cetak dan elektronik. “Nanti tetap kita promosikan terus menerus dan di setiap pertemuan terus kita lakukan sosialisasi. Untuk promosi nantinya biar DPP yang menindaklanjutinya dengan iklankan melalui media cetak dan elektronik,” tegas Rudy.

Selain itu, Rudy pun meminta kepada para pedagang yang baru saja pindah agar tidak mudah putus asa dan khawatir jualannya tidak laku. Rudy mencontohkan, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monumen Banjarsari yang kemudian dipindah di Pasar Klithikan Notoharjo.

“Itu dulu awalnya juga takut sepi, tetapi sekarang kan malah ramai. Ya nanti tetap kita promosikan, soal ramainya itu kan namanya rezeki dan itu ada di tangan Tuhan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Surakarta Subagiyo terus mengupayakan, agar semua kebutuhan para pedagang ikan hias di Pasar Depok ini bisa terpenuhi. Mulai dari perbaikan kualitas air, peningkatan debit air, dan juga pemberian fasilitas pendukung lainnya. “Semuanya sudah kita upayakan, pemasangan genset, kualitas air juga sudah kita perbaiki. Debit airnya juga sudah ditingkatkan,” terang Subagiyo.

Lebih lanjut Subagiyo mengatakan, untuk penataan para PKL burung di Jalan Depok, saat ini masih dalam tahap pendataan. Nantinya para PKL itu akan ditempatkan di belakang pasar burung agar tidak menghalangi keberadaan pasar ikan hias Depok. “Saat ini baru pendataan, nanti tetap akan kita pindah,” ungkapnya.

Kategori Berita: