Ponten, Sanitasi Umum Di Jaman Kolonial

17 Apr 2017

Ponten dibangun pada masa pemerintahan Mangkunegara VII pada tahun 1936 yang desain oleh seorang arsitek Belanda, Thomas Karsten. Berfungsi sebagai tempat mandi cuci kakus (MCK). Ponten terdiri dari 3 ruang. Sebelah timur dipakai untuk laki-laki. Sebelah barat untuk wanita dan ditengah-tengah terdapat pancuran untuk mandi anak-anak. Di bagian depan terdapat taman sebagai tempat bermain atau sekadar duduk-duduk santai.

Pada bagian kanan kiri terdapat bilik mandi yang untuk mencapa¬inya harus melewati semacam labirin. Setiap bilik dilengkapi dengan tujuh pancuran dan satu shower besar di bagian tengah. Khusus di bilik kanan terdapat dua toilet yang dipisahkan oleh dinding. Setiap bilik mempunyai penghubung dengan sumur di bagian https://www.viagrapascherfr.com/viagra-acheter-en-ligne/ luar.

Ponten tidak memiliki pintu penutup ataupun atap. Pada awalnya bangunan Ponten, sudah menggunakan sistem aliran air mandiri (bukan dari sumur). Kondisi itu berlangsung hingga tahun 1959, na¬mun setelah itu ponten menggunakan air sumur. Sanitasinya pun sudah dirancang baik dengan dialirkan langsung ke Kali Pepe yang berseberangan langsung dengan ponten. Pada tahun 2007, ponten dipugar (KRT H. Kistuboko). Ponten ini sendiri dapat ditemukan di Kampung Kestalan dan masih terawatt dengan baik.

Kategori Berita: